ACARA WEDI RUHA


Gerep ruha
Gerep ruha (gerep: injak; menginjak ruha: telur). Gerep ruha adalah menginjak telur ayam oleh mempelai perempuan saat pergi dan masuk pertama kali ke kampung suami. Telur yang disiapkan adalah telur ayam kampung. Adapun sekilas prosesi acara gerep ruha adalah sebagai berikut: saat mempelai perempuan dan mempelai laki-laki beserta rombongan keluarga kerabat memasuki pintu gerbang kampung (lewang beo), sebagian keluarga kerabat laki-laki menunggu di kampung, dan sebagiannya lagi menunggu di rumah adat sambil main gong (tebang nggong). Mempelai dan rombongan diantar dengan rapih dan berbaris sambil melagukan lagu-lagu adat Manggarai. Setelah injak telur, kedua mempelai masuk kemudian duduk di tikar (loce) dan bantal kaki (tange wai). Kedatangan perlu disyukuri oleh keluarga pengantin pria dengan seekor ayam putih (ca manuk lalong bakok). Dalam artian keluarga menerima pengantin wanita dengan hati yang bersih. Dan darah ayam dioles pada ibu jari mempelai perempuan. Setelah semua acara dibuat, semua keluarga boleh minum kopi, makan kue, minum tuak dan ibu-ibu makan siri pinang.
Ini adalah tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh kedua mempelai dan kedua keluarga besar agar tidak ada halangan dan rintangan dalam membina rumah tangga baru di kemudian hari. Aman, sehat walafiat dan mempunyai keturunan/anak.

Komentar